NEWS JBN

BERITA NASIONAL

Ads

BERITA TNI POLRI

GAYA HIDUP

Rabu, 16 Oktober 2019

Dua Tokoh Riau Harapkan Situasi Kondusif Pada Pelantikan Presiden

 Dua Tokoh Riau Harapkan Situasi Kondusif Pada Pelantikan Presiden

JBN.CO.ID ■ Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2109 - 2024 yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2109, diharapkan situasi dapat kondusif dan aman.

Ketua Umum Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Datuk Seri Syahril Abubakar mengajak seluruh komponen masyarakat di daerah ini untuk menghormati pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 yang digelar 20 Oktober 2019 mendatang.

Menurutnya, hasil Pemilu 2019, yakni hasil pemilihan legislatif, mulai dari DPR RI, DPRD Provinsi, Kabupaten, dan kota sudah dilantik. Dengan kondisi ini, pelantikan Presiden dan Wapres juga harus dilantik.

"Ini amanah konstitusi kita. Anggota DPR saja sudah dilantik. Tentunya Presiden dan Wapres juga harus dilantiklah," ucap Syahril.

Ia mengajak semua masyarakat menjaga kehormatan pelaksanaan acara.

"Jangan sampai saat pelantikan ada kericuhan, dan ini akan merusak citra Indonesia oleh negara lain," tutup pria Melayu yang juga Ketua PMI Propinsi Riau.

Sementara itu, ditempat terpisah Ketua FKUB kota Pekanbaru Ismardi Ilyas juga masyarakat menjaga kedamaian.

"Mari bersama kita menjaga kedamaian dan ketentraman negara kita," ajak Ismardi.

Mengenai pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Ismardi sangat berharap mengajak seluruh umat beragama untuk menjaga kondusifitas dan keamanan negara karena itu menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat Indonesia.

Dengan demikian, maksud dan tujuan dari kedua tokoh tersebut yaitu sebagai warga negara yang baik, marilah bersama - sama menciptakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

■ Mirza

Selasa, 15 Oktober 2019

Pembelajaran Era Industri 4.0, Guru SMPN 1 Masamba Luwu Utara Sosialisasikan Portal Rumah Belajar

     Pembelajaran Era Industri 4.0, Guru SMPN 1 Masamba Luwu Utara Sosialisasikan Portal Rumah Belajar

JBN.CO.ID ■ Guna menyediakan bahan belajar berbasis digital lebih mudah diakses serta fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar komunitas, Guru SMP Negeri 1 Masamba Kabupaten Luwu Utara, Syamsir, SPd gencar melakukan sosialisasi portal rumah belajar ke sekolah-sekolah yang ada di Luwu Utara.

Syamsir mengatakan, dengan sosialisasi menggunakan Rumah Belajar, guru dapat belajar di mana saja, kapan saja dengan siapa saja.

"Karena seluruh konten yang ada di Rumah Belajar dapat diakses dan dimanfaatkan secara gratis," kata Syamsir. Selasa (15/10/2019).

Dengan berbagai Fitur Utama maupun Fitur pendukung di portal rumah belajar dirinya yakin akan banyak mengubah paradigma seseorang terkait pendidikan yang akhir akhir ini sangat Memprihatinkan.

"Saya mengajak setiap elemen masyarakat Supaya terus mendukung pendidikan ini dengan mengakses portal ini di belajar.kemdikbud .go .id," ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa Portal Rumah Belajar hadir sebagai bentuk inovasi pembelajaran di era industri 4.0 yang dapat dimanfaatkan dengan handpone (Hp) oleh siswa dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sederajat.

"Tagline Rumah belajar : belajar dimana saja kapan saja dengan siapa saja. Karena Rumah Belajar ini milik pemerintah maka semua fiturnya Gratisssss," sebut Syamsir.

Untuk diketahui, Syamsir, SPd juga guru mata pelajaran IPA. Sahabat Rumah Belajar, Sulawesi Selatan 2019.

■ Deddi Budiman

Senin, 14 Oktober 2019

Antipasi Mobilisasi Massa Ke Jakarta Jelang Pelantikan Presiden, Polres Sukabumi Lakukan Penyekatan

Antipasi Mobilisasi Massa Ke Jakarta Jelang Pelantikan Presiden, Polres Sukabumi Lakukan Penyekatan

JBN.CO.ID ■ Polres Sukabumi tadi malam, beserta jajaran dan polsek melakukan giat antisipasi mobilisasi massa yang menuju wilayah Jakarta.

Penyekatan dilakukan demi terciptanya keamanan dan mencegah mobilisasi massa dalam pelantikan Presiden.

Polres Sukabumi melakukan penyekatan itu di Palagan Bojongkokosan, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Minggu (12/09/19).

"Semua kendaraan yang akan menuju Jakarta di berhentikan seperti mobil pribadi dan mobil box, kami tidak hanya memeriksa barang bawaan pengendara, kelengkapan kendaraan pun tetap  kami periksa, " ungkap Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi saat ditemui awak media di lokasi giat tersebut.

Kapolres menambahkan, dalam penyekatan kali ini, tidak ada hal yang mencurigakan serta tidak ditemukan sajam, curas atau barang terlarang lainnya.

"Sampai saat ini tidak ditemukan hal mencurigakan atau pun mobilisasi massa, namun kami akan tetap melakukan antisipasi," lanjut Nasriadi.

Guna antisipasi sebenarnya, menurut Kapolres akan dilakukan dalam dua titik yaitu di Palagan dan di Sukabumi kota.

"Kebanyakan para pengendara yang habis pulang kampung dan habis liburan, namun sekali lagi kami tegaskan akan terus mengantisipasi segala hal yang tidak diinginkan," Demikian Kapolres. (**)


Minggu, 13 Oktober 2019

Muda Mendunia Anak Bangsa Temukan Obat Kulit Anti Tetanus Luar dan Dalam Untuk Manusia dan Hewan

Muda Mendunia Anak Bangsa Temukan Obat Kulit Anti Tetanus Luar dan Dalam Untuk Manusia dan Hewan

JBN.CO.ID ■ Setelah Kementerian Pemuda dan Olah Raga mengapresiasi temuan Muhammad Ja’far Hasibuan, pemuda asal Sumatera Utara yang berhasil menginovasi bahan olahan terasi menjadi obat kulit luar dan dalam bagi manusia dan hewan, kini pengusaha farmasi asal Brunai Darussalam ikut merespon.

"Itu temuan yang cerdik dan pintar. Saat yang lain hanya bicara terasi sebagai bagian dari bumbu masak, beliau mampu membuat terobosan menjadi sebuah obat kulit. Ya, patutlah kita beri apresiasi," kata Datuk Mohamed Yosuf Al Haj, pengusaha Brunai yang malam ini tengah mengikuti acara Konvensi di kota Solo, jawa tengah. (13/10).

Menurut Datuk, sudah sepantasnya jika pemerintah Indonesia memberi perhatian khusus atas temuan ini. Karena, saat dunia pasar bebas sudah diberlakukan seperti saat ini, kekayaan intelektual yang sekiranya memberi manfaat ekonomi kedepannya harus ditampung dan dikembangkan.

"Itu hal kecil tapi bisa berdampak luar biasa. Bila dikembangkan, sangat mungkin memberi wadah bagi tenaga kerja yang cukup besar. Selain tentunya, mempunyai nilai ekonomis makro," ungkap Datuk, kepada erajateng.com, malam ini.

Datuk menilai, jika sekelas China Shanghai International Exhibition of Inventions (CSITF) dan WIIPA Special Award World Invention Intelektual Property Association saja sudah mengakui temuan dan keilmuan Ja'far, maka sepatutnya ada pihak yang memfasilitasi dari temuan tersebut.

Memang diakui oleh Ja'far, pihaknya pernah diundang oleh Menteri Koperasi Dan UKM RI Drs.Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga terkait prestasi yang telah mengalahkan 193 negara di dunia dibawah PBB dalam event CSITF di China beberapa bulan lalu.

"Tapi sejauh ini belum ada pembicaraan detail tentang produksi obat secara masal dengan beliau. Ya, masih terbatas memberi ucapan selamat saja," terang Ja'far, hari ini.

Justru, kata Ja'far, sejak ia tampil di acara hitam putih di Trans7 mulai banyak yang mengontak.

"Sudah banyak yang kontak, bahkan ada ribuan yang hendak minta dan membeli obat ini. Sayangnya, saya masih mengerjakannya secara konvesional, sehingga belum dapat memproduksi secara masal," terang Ja'far.

Diakui oleh Ja'far, sudah ada beberapa pihak koorporasi yang sudah menghubungi, namun sejauh ini belum ada yang cocok.

"Alasannya, karena saya ingin, jika Allah berkehendak untuk dibuatkan pabrik, biarlah diisi oleh putra putri negeri ini saja, tak perlu harus tenaga kerja asing. Itu niat dan harapan saya," pungkas Ja'far, yang kini tengah sibuk mempersiapkan agenda Santri Enterpreneurship di Sumatera Utara.

Ninoy Asegaf

Ingin tahu lebih jauh tentang Muhammad Ja’far Hasibuan, penemu obat kulit yang dinamakan Biofar Shrimp Skin Care, yang bisa digunakan untuk hewan dan manusia., berikut ini tayangan Vidionya di Trans7 TV.




Jumat, 11 Oktober 2019

Suhu Udara Capai 34 Derajat Celcius, Dinkes Cirebon Himbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruang

 Suhu Udara Capai 34 Derajat Celcius, Dinkes Cirebon Himbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruang

JBN.CO.ID ■ Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon mengimbau kepada masyarakat, agar mengurangi aktivitas di luar ruangan. Hal itu, karena suhu udara di wilayahnya diprediksi bakal meningkat.

Seperti diketahui, Badan Meteorologi, Kkimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi suhu udara di Wilayah III Cirebon mengalami peningkatan. Bahkan, suhu maksimum yang biasanya mencapai 34 derajat celcius diperkirakan akan naik hingga 38 derajat celcius.

Kenaikan suhu udara itu terjadi karena kulminasi, yakni fenomena matahari yang tepat berada di posisi paling tinggi di langit. “Jadi kami imbau agar masyarakat tidak terlalu banyak beraktivitas di luar ruangan,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, Kamis (10/10/2019).


Sebab kata dia, juka sesorang terlalu lama terpapar sinar matahari, maka suhu tubuh manusia bisa semakin panas juga. Bahkan, menurut dia, bagi masyarakat yang memiliki riwayat penyakit hipertensi bisa meningkat menjadi struk.

“Selain itu, bagi warga yang biasa beraktivitas di luar ruangan juga diimbau untuk banyak minum air putih. Karena dengan banyak minum air putih, bisa bermanfaat untuk mencegah terjadinya dehidrasi,” ungkap Enny.

Meski demikian, ia menyampaikan, masyarakat beraktivitas di luar ruangan boleh-boleh saja, asalkan menjaga diri agar tidak terlalu kepanasan. Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk mengenakan perlengkapan yang dapat melindungi diri.

“Dari mulai masker, kacamata, sunblock, hingga lainnya untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap terjaga pula kesehatannya,” kata Enny.

Ia menjelaskan, di tahun ini jumlah kasus penyakit potensial hingga minggu pertama Oktober 2019 yakni diare akut dengan jumlah sebanyak 25.828 kasus, kemudian di urutan kedua yakni penyakit pnemonia sebanyak 4.259 kasus, ketiga penyakit suspect demam tifoid ada 2.213 kasus.

“Keempat yakni panyakit suspek dengue ada 1.848 kasus, dan kela yakni penyakit ili yakni serupa penyakit influenza ada 1.839 kasus,” ujar Enny.


Dampak Blasting PT MSS, Polres Purwakarta Disiagakan di Sekitar Lokasi

  Dampak Blasting PT MSS, Polres Purwakarta Disiagakan di Sekitar Lokasi

JBN.CO.ID ■ Sebanyak tujuh rumah warga dan satu bangunan sekolah di Kampung Cihandeuleum, Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, rusak setelah dihujani batu besar dari atas Gunung Cihandeuleum.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., menginformasikan batu yang menghujani rumah warga merupakan dampak dari aktivitas blasting atau peledakan batu yang dilakukan oleh PT Mandiri Sejahtera Sentra (MSS) pada Selasa (8/10/2019) siang sekitar pukul 13.00 wib.

“Dari hasil pengecekan di lapangan oleh anggota dan menurut keterangan saksi, batu tersebut jatuh dari ketinggian sekira 500 meter ke rumah warga yang ada di bawah gunung,” kata Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.

Dari tujuh rumah warga dan satu bangunan sekolah, dua di antaranya mengalami kerusakan yang cukup parah. Sedangkan yang lainnya mengalami kerusakan di beberapa titik setiap bangunannya.

Langkah pertama yang dilakukan di TKP adalah mengevakuasi warga ke tempat yang aman.

Meski tak menimbulkan korban jiwa, kata Kabid Humas Polda Jabar, petugas dari Polres Purwakarta disiagakan di sekitar lokasi.

Ditempat terpisah Bambang Yuda Manager Tehnik PT MSS menanggapi tuntutan warga yang meminta kompensasi akibat peristiwa tersebut, perusahaan berjanji akan secepatnya mengganti segala bentuk kerugiannya.

“Harus, ini harus diselesaikan dan perusahaan pasti akan mengganti rugi atau memberikan kompensasi, tapi seperti apa dan waktunya nanti kita akan berbicara dulu dengan warga dan atasan di perusahaan,” ujar  Bambang Yuda Manager Tehnik PT MSS.



Jelang Akhir Masa Jabatan, Menteri Susi Ungkap Modus Penyeludupan BL Senilai Rp66 Miliar

 Jelang Akhir Masa Jabatan, Menteri Susi Ungkap Modus Penyeludupan BL Senilai Rp66 Miliar

JBN.CO.ID ■ Berkat sinergi yang baik antara Tentara Nasional (TNI) Republik Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pemerintah kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 440.770 ekor benih lobster (BL) senilai Rp66.194.650.000.

Keberhasilan ini merupakan hasil  komunikasi, kerja sama, dan koordinasi (K3) antara Kepolisian Daerah Jambi, Tim Intel  Lantamal III, Tim Sitel Lanal Banten, Tim Lantamal IV Guskamla Koarmada I, Lanal Batam, dan BKIPM pada 3-4 Oktober 2019 lalu.

Penindakan dilakukan di tiga lokasi berbeda, yaitu Kecamatan Kuala Jambe, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi; Desa Muara Binuangen, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten; dan Perairan Selat Kelelawar, Batam, Kepulauan Riau.

Di Jambi, Kamis (3/10) berhasil diselamatkan 246.600 ekor BL senilai Rp36.990.000.000. Di hari yang sama, (3/10) di Banten juga berhasil digagalkan penyelundupan 11.383 ekor BL senilai Rp17.757.450.000.

Sementara di Batam, Jumat (4/10) tim gabungan berhasil menyelamatkan 75.787 ekor BL senilai Rp11.447.200.000. Benih lobster tersebut selanjutnya dilepasliarkan ke habitatnya.

Hal ini diungkapkan dalam gelaran konferensi pers yang dipimpin oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. Idham Azis, Danlantamal III Jakarta Brigjen (Mar) Hermanto, dan Kepala BKIPM Rina, di Kantor KKP, Jakarta Pusat, Rabu (9/10).

Dengan demikian, sepanjang tahun 2019 hingga 5 Oktober 2019, telah berhasil digagalkan 63 kasus penyelundupan BL dengan rincian 11 kasus ditangani oleh BKIPM, 34 kasus oleh Polri, 15 kasus oleh TNI AL, dan 3 kasus oleh Bea Cukai. Adapun nilai potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan adalah sebesar Rp733,67 miliar.

Kepala BKIPM Rina mengatakan, jumlah penanganan kasus di 2019 ini menurun jika dibandingkan dengan tahun 2018 yang mencapai 75 kasus. Meskipun demikian, nilai potensi perikanan yang berhasil diselamatkan jauh lebih besar dibandingkan 2018 yang hanya sebesar Rp463,42 miliar.

Hal ini ditenggarai karena perubahan modus oleh para pelaku. Jika dulu penyelundupan banyak dilakukan melalui jalur udara (pengangkutan di bandara), kini penyelundupan dilakukan melalui pelabuhan-pelabuhan tikus yang dekat dengan perbatasan negara tetangga.

“Frekuensi mungkin berkurang tapi jumlah yang kita dapatkan menjadi lebih banyak karena sinergi yang kuat dengan TNI Polri dalam penanganan dan peningkatan kasusnya juga,” ujar Rina.

Tak hanya modus, Menteri Susi menilai pola-pola mafia pelaku penyelundupan juga mengalami pergeseran. “Dulu pemain kecil-kecil, sekarang dikonsolidasikan oleh pemain besar. Jadi kelihatannya penyelundup barang umum itu ikut terlibat dalam transportasinya. Mafia-mafia ini logistiknya lebih canggih dengan mengelola pengiriman yang banyak dan terorganisir. Mereka bisa mengirimkan dalam jumlah banyak, makanya dan sekali tangkap jumlahnya juga banyak. Dan kelihatannya juga sudah tidak pakai pesawat-pesawat lagi,” papar Menteri Susi.

Untuk itu, menjelang akhir masa jabatannya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia periode 2014-2019, Menteri Susi meminta tim gabungan penegakan hukum di bidang kelautan dan perikanan untuk terus memperkuat sinergi dalam melindungi kekayaan laut Indonesia.

Menteri Susi berpesan agar semua aparat dan petugas dalam sistem hukum Indonesia tetap memegang komitmen, kejujuran, dan integritas. Menurutnya, ketiga hal ini sangat penting untuk menjadikan Indonesia sebagai negara terdepan dalam hasil perikanan, setidaknya jika disandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara.

Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan pengawasan yang baik terhadap upaya-upaya pemanfaatan ilegal sumber daya perikanan yang dilindungi atau dibatasi. Contohnya penyelundupan BL maupun benih sidat yang marak terjadi di Indonesia.

“Dulu bibit lobster itu tidak diambil sampai tahun 1998-an. Sekitar tahun 1995 saya sudah dengar ada yang ngambil di Lombok saja, tapi di tempat lain tidak ada. Nelayan panen setiap musim hujan September hingga Oktober. 1 hari mereka bisa dapat Rp5-10 juta. Lobsternya besar-besar,” kenang Menteri Susi.

Lanjut Menteri Susi, kala itu harga lobster masih Rp300.000/kg. Saat ini sudah mencapai Rp800.000/kg bahkan Rp5 juta/ekor. Namun, harga Rp300.000/kg tersebut disebut mampu menyejahterakan nelayan. “Nelayan bisa beli rumah, bisa menyekolahkan anak, bayar kuliah anak,” imbuhnya.

Akibat maraknya penangkapan BL sejak tahun 2000-an, produksi lobster Indonesia menurun drastis. Indonesia hanya mampu mengekspor 300-500 ton lobster per tahunnya. Sangat ironis jika dibandingkan dengan Vietnam. Tidak punya BL sendiri, dengan membeli BL dari Indonesia dan negara lainnya, Vietnam mampu menjadi negara pengekspor lobster terdepan di Asia Tenggara.

Menteri Susi menyebut, memang secara umum, masyarakat Indonesia tidak mengonsumsi lobster karena harganya yang mahal. Meskipun demikian, keberadaan lobster di perairan Indonesia sangat dibutuhkan untuk  mendorong perekonomian nelayan. “Nelayan kita memang tidak makan lobster tapi mereka jual dengan harga yang sangat tinggi,” tuturnya.

Tak hanya lobster, keberlangsungan ikan lainnya yang terancam punah seperti sidat maupun ikan-ikan yang umum ditemukan di perairan Indonesia juga harus dilindungi. Alasannya, komoditi perikanan merupakan komoditi kedua paling banyak diperdagangkan di dunia setelah minyak dan gas sehingga menjadi aset besar bagi bangsa. Oleh karena itu, tidak boleh lagi ada illegal fishing berupa penangkapan ataupun penyelundupan yang dilarang. Menteri Susi meyakini, perikanan sebagai sumber daya alam yang dapat diperbaharui (renewable) akan semakin produktif bila dijaga dengan baik.

“Saya ingin mengapresiasi kerja sama yang selama ini telah dilakukan oleh KKP dengan Bareskrim Polri, Angkatan Laut, dengan Aviation Security juga di bandara yang juga menjaga untuk tidak keluarnya barang-barang yang sudah kita lindungi. Semoga terus berkomitmen menjaga sumber daya alam ini untuk kemaslahatan dan kemakmuran rakyat Indonesia,” ucapnya.

“Negara ini perlu Anda semua dengan integritas, kejujuran, dan komitmen yang tinggi. Saya yakin Indonesia pasti akan menjadi negara yang sangat hebat,” lanjutnya.

Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan tim gabungan dalam menggagalkan upaya penyelundupan BL, dalam kesempatan tersebut Menteri Susi juga menyerahkan “Penghargaan Penegakan Hukum Bidang Kelautan dan Perikanan”. Penghargaan tersebut diberikan kepada 16 orang dari TNI Angkatan Laut, Kepolisian Republik Indonesia, dan PT. Angkasa Pura I (Persero) yang dinilai berjasa mencegah potensi kerugian negara.

Penerima penghargaan tersebut di antaranya: 1) Brigjen (Mar) Hermanto (Danlantamal III Jakarta); 2) Brigjen Pol. Muhammad Fadil Imran (Direktur Tipidter Bareskrim Polri); 3) Kombes Pol. M. Agung Budijono (Wadir Tipidter Bareskrim Polri); 4) Kombes Pol. Parlindungan Silitonga (Kasubdit IV Tipidter Bareskrim Polri); 5) Kolonel Laut (P) Golkariansyah (Danlanal Banten); 6) Letkol Laut (P) M. Andri Wahyu Sudrajat (Danlanal Bengkulu); 7) Kolonel Laut (P) Sunar Solehudin (Danlanal Bandung); 8) Kolonel Laut (P) Albertus Agung Priyo Suseno (Danlanal Lampung); 9) Mayor Laut (E) Irawan Prasetyo (Pasintel Lanal Batam); 10) Mayor Laut (P) M. Hariady (Pasintel Lanal Bandung); 11) Kapten (Mar) Ready Oktapriadi (Pasintel Lanal Banten); 12) Kombes Pol. Usman Hadi Pramono (Direktur Polair Polda Lampung); 13) Faik Fahmi (Direktur Utama PT. Angkasa Pura I); 14) Doni Subardono (Vice President of Airport Security Head Office PT. Angkasa Pura I); 15) I Made Sudiarta (Senior Manager Airport Security PT. Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar), dan; 16) I Nyoman Rus Sumara (Airport Security Investigation Team Leader PT. Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar).

Demikian Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri, Lilly Aprilya Pregiwati dalam keterangganya kepada redaksi JBN, hari ini. (**)


Rabu, 09 Oktober 2019

Danramil 03/SB Pelopori Pembuatan Jembatan Penghubung Antar Desa


JBN.CO.ID ■ Peduli dengan kesejahteraan warga desa di kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu, Danramil 03/SB, Mayor Inf H. Syamsul Anwar Harahap mempelopori kegiatan gotong royong pembangunan jembatan penghubung desa sei sanggul dengan desa sei tawar, bersinergi bersama pemerintah kecamatan dan kepala desa se-kecamatan panai hilir dan dibantu ratusan masyarakat.

Pembuatan Jembatan (Dwiker) penghubung antar desa tersebut, berukuran 3 X 1,5 meter menggunakan dana Swadaya Masyarakat yang melibatkan Masyarakat kedua desa dan Personel Koramil 03/Sei Berombang.

"Tujuan dibangunnya Jembatan penghubung untuk memperlancar sarana transportasi warga masyarakat di kedua desa, selain itu untuk memudahkan mengangkut hasil pertanian warga sekitar, harapan kita geliat ekonomi semakin meningkat," jelas Mayor Inf H. Syamsul Anwar Harahap kepada wartawan, Rabu (09/10/2019).

Mayor Syamsul menambahkan, "karena selama sebelum dibangun jembatan ini, masyarakat yang melintas harus menyeberangi tali air dengan menggunakan tumpukan kayu, yang tentunya dapat membahayakan Masyarakat yang melintas, hal itu juga yang mendasari kita membangun jembatan penghubung antar dua desa ini," tambah Danramil.

Sampai dengan Rabu 9 Oktober 2019 proses pembangunan jembatan sudah mencapai 75 persen.

Menyikapi pembangunan jembatan penghubung antar desa yang dipelopori Danramil 03/SB, Camat kecamatan Panai Hilir mengatakan, "kami selaku pemerintah kecamatan Panai Hilir sangat mengapresiasi gebrakan nyata yang dibuat pak Danramil, dan akan mendukung sepenuhnya program gotong royong ini, kiranya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar kedepannya," ucap Camat.

Tampak hadir dalam kegiatan gotong royong tersebut, Danramil 03/SB Mayor Inf H. Syamsul Anwar Harahap beserta anggota, Plt Camat Panai Hilir bapak Admansyah, Kades Sei Sanggul bapak Safrizal, Tomas Sei Sanggul bapak Suhaimi, Plt Kades Sei Tawar bapak Tarmizi, Tomas Sei Tawar bapak Khomaruddin dan puluhan warga di dua desa.

Pendim 0209/LB

Kolonel Laut (P) Tunggul Resmi Menjabat Danlanal Ranai

Kolonel Laut (P) Tunggul Resmi Menjabat Danlanal Ranai

JBN.CO.ID ■ Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., memimpin langsung upacara serah terima jabatan Komadan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Ranai  bertempat di lapangan apel Markas Komando (Mako) Lanal Ranai Jl. Soekarno Hatta No 1 Ranai Kabupaten Natuna Kepulauan Riau, Rabu (9/10/2019).

Jabatan Danlanal Ranai resmi diserah terimakan melalui upacara militer, dari Kolonel Laut (P) Harry Setyawan, S.E., kepada Kolonel Laut (P) Tunggul. Kolonel Harry Setyawan,S.E., selanjutnya akan menjabat sebagaiAsisten Operasi Komandan Gugus Keamanan Laut (Asops Daguskamla) Koarmada I di Batam Kepri.

Sedangkan Kolonel Laut (P) Tunggul sebelumya menjabat sebagai Komandan Pusat Pendidikan Pelaut (Danpusdikpel) di Komando Pendidikan dan Latihan TNI AngkatanLaut (Kodiklatal) di Surabaya.

Dalam amanatnya Danlantamal IV mengatakan bahwa “Upacara serah terima jabatan Komandan Lanal Ranai yang diselenggarakan pada hari ini, pada hakikatnya merupakan mata rantai pembinaan personel dalam suatu organisasi”, ujarnya

“Yaitu dalam rangka mendinamisasikan organisasi di jajaran TNI Angkatan Laut agar lebih mampu menjawab tantangan tugas ke depan, hal ini tentunya dimaksudkan agar senantiasa responsif, antisipatif dan adaptif terhadap setiap perubahan lingkungan strategis yang terjadi”,ungkap Danlantamal IV.

Danlantamal IV juga mengatakan “Diharapkan dapat memberikan nuansa baru yang dapat memotivasi tumbuhnya kreativitas dan inovasi serta upaya yang lebih baik untuk mencapai tujuan dan sasaran organisasi yang telah ditetapkan”,harapnya.

Lebih jauh dikataan bahwa “Lanal Ranai selaku pelaksana dukungan bagi satuan operasional, berkedudukan langsung di bawah Lantamal IV, mempunyai tugas pokok menyelenggarakan dukungan logistik serta administrasi bagi unsur-unsur TNI Angkatan Laut baik Kapal Perang RI (KRI), pesawat udara (Pesud) dan personel TNI Angkatan Laut, yang melaksanakan patroli di perairan yang menjadi tanggung jawabnya’, jelasnya

Laksma TNI Arsyad juga menjelaskan “Wilayah operasional Lanal Ranai memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi, karena terdapat jalur pelayaran internasional yaitu ALKI-1 yang berbatasan langsung dengan negara tetangga yaitu Malaysia dan Vietnam, serta laut Cina Selatan.  Untuk itu, diharapkan mampu melaksanakan apa yang menjadi tugas pokok dan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya”, jelasnya.

“Maka dapatlah dikatakan bahwa tugas-tugas tersebut tidaklah ringan, untuk itu dituntut mampu menjadi penggerak utama organisasi, cermat membaca perkembangan situasi, dapat membina dan menggerakkan segenap potensi yang ada, baik personel, materiil serta  potensi lainnya,  sehingga mampu memberikan hasil yang optimal,” tambahnya.

“Kepada pejabat lama Danlantamal IV memberikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Kolonel Laut (P) Harry Setyawan, S.E.,  atas dedikasi, loyalitas dan kerja keras saudara dalam memimpin Lanal Ranai selama ini, disertai doa semoga saudara dapat meraih sukses di tempat penugasan yang baru”, ucapnya.

Tidak lupa saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Nyonya Harry Setyawan dalam mendampingi tugas suami, khususnya dalam pembinaan Jalasenastri cabang 8 Korcab IV Daerah Jalasenastri Armada I”, ucapnya.

“Selanjutnya kepada Kolonel Laut (P) Tunggul, saya beserta jajaran Lantamal IV mengucapkan selamat datang serta selamat atas kepercayaan yang diberikan oleh pemimpin TNI Angkatan Laut kepada saudara untuk mengemban tugas yang baru sebagai Komandan Lanal Ranai”, ucapnya.

Danlntamal juga berpesan “Saya percaya dengan berbekal pengetahuan, pengalaman dan penugasan sebelumnya, saudara akan dapat melaksanakan tugas dengan baik” pesannya.

Ditempat yang sama dilaksanakan serah terima jabatan Ketua Cabang 8 Jalasenastri Korcab IV DJA I yang berlangusung di Kantor Jalasenastri Cabang  8 yang dipimpin oleh Ketua Korcab IV DJA I Ny. Ifa Arsyad Abdullah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Natuna, Asintel Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Ari Aryono, S.E., Aslog Danlantamal IV Kolonel Laut (T) Cok Bagus Alit Y, S.E., Kadiskum Lantaal IV IV Letkol Laut (KH) M. Muchlis, S.H., M.Tr.Hanlan., Kadispen Lanamal IV Mayor Marinir Saul Jamlaay, Para Danlanal dibawah jajaran Lantamal IV, Unsur FKPD Kabupaten Natuna, para Komadan satuan TNI/Pori di Wilayah Kabupaten Natuna, Pengrus Jalasenastri Korcab IV DJA I, Pengurus Persit dan Pengurus Pia Ardya Garini.

Demikian berita Dispen Lantamal IV, Tanjungpinang Mayor Marinir Saul Jamlaay.(*)

TNI Kerahkan Pesawat Hercules dan Helikopter Angkut Pengungsi Di Wamena

 TNI Kerahkan Pesawat Hercules dan Helikopter Angkut Pengungsi Di Wamena

JBN.CO.ID ■ Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan terus mengerahkan beberapa pesawat Hercules dan Helikopter untuk mendukung dan memfasilitasi seluruh pengungsi yang akan kembali ke wilayahnya masing-masing, khusunya di Wamena.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. di sela-sela mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Jenderal TNI (Purn) Wiranto saat mengunjungi pengungsi di Posko Lanud Silas Papare, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (9/10/2019).

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, saat ini kondisi keamanan di Wamena sudah mulai berangsur kondusif dan para pengungsi yang masih berada di Lanud Silas Papare berharap dapat kembali ke rumah tempat tinggalnya di Wamena. 

Untuk itu, TNI akan memfasilitasi para pengungsi yang akan kembali ke Wamena. “Alutsista yang digunakan untuk mendukung pengungsi adalah Hercules C-130 dan Helikopter milik TNI,” katanya.

Panglima TNI menuturkan bahwa di Jayapura sendiri TNI akan menyiapkan tiga Hercules yang digunakan untuk mengangkut pengungsi yang berada di Jayapura untuk kembali ke Wamena.

“Untuk pengungsi yang berada di Ilaga akan kita gunakan Helikopter, dimana nanti akan berangkat dari Timika. Sedangkan yang berada di Merauke akan kita dukung Hercules untuk kembali ke Wamena,” terangnya.

Panglima TNI menegaskan bahwa TNI dan Polri akan tetap menjaga stabilitas keamanan di wilayah Wamena termasuk juga yang berada di Oksibil serta ilaga dengan melakukan penambahan pos pengamanan sesuai permintaan dari beberapa tokoh masyarakat.

Turut serta mendampingi Menkopolhukam diantaranya Menteri Kesehatan (Menkes) Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M, Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita, Kapolri Jenderal Pol Prof H.M. Tito Karnavian, P.hD., Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab dan Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw.


Kapolres Bulukumba: Tak Ada Alasan Bagi Pelajar Bisa Bebas Berkendara Tanpa SIM

Kapolres Bulukumba: Tak Ada Alasan Bagi Pelajar Bisa Bebas Berkendara Tanpa SIM

JBN.CO.ID ■ Kapolres Bulukumba AKBP Syamsu Ridwan menegaskan tidak ada alasan bagi Pelajar SMA (Sederajat) bisa bebas, mengendarai kendaraan bermotor, bagi mereka yang belum memiliki SIM.

Hal itu disampaikan Kapolres dalam kegiatan hari ini di Aula Kantor Polisi Resort Bulukumba, Sulawesi Selatan (8/10/19).

Menurut Kapolres dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, maka ketentuan hukum berlaku bagi semua pihak dan wajib ditaati oleh siapa pun.

Menyinggung tentang keikutsertaan para pelajar dalam aksi demonstrasi, menolak revisi KUHP dan UU KPK beberapa waktu silam. Beliau berharap agar orang tua siswa dan Kepala Sekolah agar ikut memantau setiap aksi para peserta didiknya masing-masing.

Kapolres mendukung kegiatan sosialisasi bersama dengan tenaga Pengawas Satuan Pendidikan Kabupaten Bulukumba, yang melibatkan Kepala Sekolah tingkat SMA/MA/Pontren baik Negeri maupun swasta serta masing-masing Guru BK Se-Kabupaten Bulukumba.

Kepala Sekolah MA GUPPI Kindang, Ismail, S.Ag. berharap bahwa kegiatan sosialisasi seperti ini harus terus dilakukan mengingat potensi pelanggaran di kalangan pelajar masih cukup tinggi.

Kemudian terang beliau, dalam waktu dekat akan melakukan kegiatan serupa di Sekolah dengan bekerjasama dengan pihak kepolisian sebagai pemateri.

(Muhammad Yunus)

Selasa, 08 Oktober 2019

Tim Wasev Sterad, Cek Pencapaian Pembangunan TMMD Reguler Ke-106 di Cilacap

  Tim Wasev Sterad, Cek Pencapaian Pembangunan TMMD Reguler Ke-106 di Cilacap

JBN.CO.ID ■ Tim Wasev Sterad yang dipimpin Kolonel Arh Elman Nawendro, meninjau kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa Reguler ke 106 Kodim 0703/Cilacap. Kedatangannya disambut Komandan Kodim Letkol Inf Wahyo Yuniartoto, S.E., M.Tr (Han) dan seluruh Perwira jajarannya saat tiba di Posko TMMD di Balai Desa Cilibang, Kecamatan Jeruklegi, Senin (7/10/2019).

Turut menyambut, Letkol Inf May Afianto dari Sterdam IV Diponegoro dan Kasiter Korem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Sapto Broto. Selain menerima paparan kegiatan TMMD Reguler di desa Cilibang, Kolonel Arh  Elman Nawendro juga menyampaikan sambutan KASAD dihadapan seluruh perwira dan juga segenap unsur Pemerintah Daerah yang hadir di kesempatan itu.

Setelah melihat kesiapan Posko TMMD, Tim Sterad didampingi Dandim dan sejumlah perwira lainnya meninjau langsung ke beberapa sasaran fisik TMMD Reguler seperti sasaran pembangunan jalan makadam dan rehab Rumah Tidak Layak Huni.

Pada kesempatan itu, Dandim menjelaskan kepada Tim Wasev Sterad terkait sasaran yang sudah dicapai oleh Satgas TMMD. Bahkan Tim Wasev secara langsung mengecek pembangunan jalan makadam mulai dari titik nol dan menyusuri pencapaian hasil sasaran yang telah dicapai.

Di lokasi sasaran, mereka juga melihat langsung kebersamaan antara anggota TNI dan warga masyarakat setempat didalam menggarap semua sasaran TMMD. Kolonel Arh Elman juga menyapa dan memberi apresiasi kepada anggota Satgas TMMD dan warga.

Dilokasi Destinasi Wisata Krama Cenil yang merupakan sasaran tambahan Satgas TMMD, Kolonel Arh Elman juga menanam pohon alpukat di area obyek wisata kebanggaan warga desa Cilibang.

Selain itu, Tim Wasev juga melihat sasaran lainnya yaitu ke beberapa warga yang mendapatkan rehab rumah tidak layak huni. Seperti rumah Salam (51) dan Mbah Sawin (67) warga RT 4/4 Dusun Kalirau dan Nadir (53) warga RT 4/2 Dusun Kalirau. Kepada mereka, Kolonel Arh Elman Nawendro menyerahkan bingkisan sebagai bentuk perhatian pimpinan TNI kepada warga kurang mampu.

Usai melihat secara langsung beberapa perkembangan sasaran TMMD, Tim Wasev memberikan apresiasi kepada Satgas TMMD  Reguler ke 106 Kodim 0703 Cilacap karena semua pencapaian sasaran sudah sesuai dengan RAB, sesuai dengan prosentase hasil sasaran dan personil yang terlibat juga sudah memenuhi ketentuan dari Komando Atas yaitu dari TNI AD yang terdiri dari Kodim 0703 Cilacap, Satpur, Zeni. Selain itu juga dari TNI AL, AU, Polri, Dinas Instansi, Mahasiswa dan warga.

Situ Cisaat Akan Menjadi Pariwisata Baru di Purwakarta


JBN.CO.ID ■ Situ Cisaat yang terletak di Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, memiliki potensi pariwisata. Pemerintah Kabupaten Purwakarta akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk pengembangan kawasan tersebut.

Potensi tersebut diakui Wakil Bupati Purwakarta, Aming.

Dia mengatakan Situ Cisaat ini bisa menjadi alternatif warga kala berpiknik bersama keluarga dan kerabat. 

"Nanti kita juga akan buat ada tempat-tempat kuliner, agar warga yang nantinya berkunjung tak kesulitan dalam memilih menu makanan," katanya, kemarin.

Saat ini, akses jalan menuju Situ Cisaat mulai dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106. Akan tetapi, jalan yang akan dibangun sepanjang 650 meter diakui belum tersambung ke jalan lainnya.

"(Pembangunan) sisanya nanti akan dilanjutkan di 2020 menggunakan anggaran daerah," ujar Aming.

Meskipun demikian, dirinya tetap mengapresiasi atas bantuan tenaga dari personel Satgas Kodim 0619/Purwakarta.

Menurut dia, bantuan tenaga dari para personel Kodim Purwakarta makin mempercepat pekerjaan fisik yang telah direncanakan pemerintah daerah setempat.

“Pembangunan jalan tersebut, kita rencanakan dan dijadwalkan akan rampung selama satu bulan ke depan.

Masih di tempat yang sama, Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Yogi Nugroho optimistis jajarannya dapat menyelesaikan pekerjaan lebih cepat.

"Dengan jumlah personel sebanyak 150 orang, ditambah bantuan tenaga dari warga, saya optimistis selesai setengah bulan," katanya.

Dijelaskan pula, tujuan lain dari TMMD kali ini diakui bukan sekadar membangun infrastruktur. Menurutnya, keterlibatan TNI secara langsung di tengah masyarakat sekaligus untuk membangun kebersamaan dengan rakyat.

“Karena itu, sepanjang pelaksanaan TMMD di Desa Cisaat Kecamatan Campaka, para prajurit dituntut untuk berinteraksi dengan warga sekitar. Mereka juga memberikan wawasan bela negara kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah," tutur Yogi.


Dandim 0503 Jakarta Barat Silaturahmi Ke Tokoh FPI

  Dandim 0503 Jakarta Barat Silaturahmi Ke Tokoh FPI

JBN.CO.ID ■ Dandim 0503/JB, Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi, S, Sos  yang didampingi Danramil 03/GP, Kapten Inf Irwan Triyono dan Pasi Intel Kodim 0503/JB, Lettu Inf Sriyanto melaksanakan kunjungan silatuhrami ke Tokoh Agama, Senin (7/10/2019).

Kunjungan silaturahmi Komandan Kodim Jakarta Barat Kali ini ke Masjid An - Nur Jl. Slipi 5 Dalam, Rt.12/05,  No. 44, Kel. Slipi, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat guna menemui Tokoh Agama Habib Ali bin Abdul Qodir bin Shahil yang juga selaku  Penasehat FPI.

Dalam kesempatan itu, Dandim 0503/JB, menginformasikan perkembangan situasi terkait Unjuk rasa (Unras) dan kerusuhan yang terjadi beberapa waktu lalu di Slipi dan sekitarnya.

Dia menyampaikan, yang mana saat Unras banyak massa dari kalangan anak-anak yang  melakukan Unras dengan cara tidak semestinya.

Dandim meminta dan sangat berharap kepada Habib untuk membantu memberikan pencerahan demi terciptanya siatuasi yang kondusif, jangan sampai terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Dan jangan sampai provokator massa masuk ke wilayah Slipi dan sekitarnya sehingga dapat menimbulkan hal-hal  yang tidak diinginkan bersama," ujarnya.

Atas kunjungan Dandim 0503/JB tersebut, Habib Ali bin Sahli merespon baik, sebab menurutnya dengan silahturahmi dan komunikasi sosial semacam itu akan menjaga situasi lebih baik dan terjaga dari isu yang kurang benar.

"Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Kolonel Valian dan jajarannya, semoga kedepan bisa kerjasama dan Habib siap memantau guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Ia menambahkan, sebagai Tokoh Agama dan masyarakat dirinya bersama -sama dengan warga Slipi, siap mengamankan wilayahnya dari Provokator agar tidak masuk ke wilayahnya.

Dalam silaturahmi Dandim 0503/JB ini, hadir pula Bapak Mad Nur (Ketua Rw. 05), Bapak H. Cokro Aminoto (Ketua Rt. 012) serta Babinsa Slipi Koramil 03/GP. (**)

Sanggar Seni Bela Diri Sikung Sapabentoeng akan Buka Cabang Di Sekolah dan Desa

  Sanggar Seni Bela Diri Sikung Sapabentoeng akan Buka Cabang Di Sekolah dan Desa

JBN.CO.ID ■ Perguruan Sanggar Seni Bela Diri Sikung Sapabentoeng (SIKUNG) yang berpusat di MTs. No. 1 Kindang Jalan: Pancasila No.54 Cibollo, Desa Kindang Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan, kini tengah mengembangkan Perguruan Sanggar Seni Bela Diri Sikung Sapabentoeng hingga ke Sekolah tingkat SD, SMP dan SMA, salah satunya di Sekolah Yayasan MA Guppi Kindang, Senin (7/10/19).

Pelatih Utama (SIKUNG)  mengatakan, bahwa  sangat mengapresiasi kepada pihak sekolah MTs. No.1 Kindang dan MA Guppi Kindang, yang sudah mendukung dibentuknya Cabang Perguruan Sanggar Seni Bela Diri Sikung Sapabentoeng (SIKUNG) menjadi salah  satu kegiatan ekstra kurikuler di sekolah/madrasah tersebut selama tiga tahun terakhir ini.

Tambahnya lagi, bahwa adapun tujuan dibentuknya cabang (SIKUNG) di SD, MTs dan SMA (Sederajat), yaitu agar para siswa/siswi mengetahui serta mampu melaksanakan Olahraga Seni Beladiri Pencak Silat / Sikung, yang merupakan salah satu Budaya Kindang, sudah sering menerima undangan resmi baik dari pemerintah mau pun di organisasi kepemudaan.

“Kita mencari Pesilat yang berbakat untuk menjadi seorang Atlet yang berprestasi, yang dapat di pertandingkan di tingkat Daerah maupun Nasional sehingga dapat mengharumkan nama Sekolah dan nama Kota di bidang olahraga Pencak Silat," sebut Sikung.

Dia menambahkan, bahwa Cabang SIKUNG yang dibuka di MTs. No.1 Kindang dan MA Guppi Kindang tersebut, dibuka pada  (05/1/17) yang lalu dan rutin latihan setiap hari Senin, Rabu dan Jum'at.

“Harapan saya kedepan, mari kita olahragakan masyarakat dan memasyarakatkan Olahraga di Kecamatan Kindang, khususnya Olahraga di Sekolah- Sekolah,  Serta meminta kepada Pemerintah agar turut mendukung berkembangnya Sanggar Seni Bela Diri Sikung Sapabentoeng (SIKUNG) di Desa, karena itu merupakan salah satu Budaya Kindang di bidang Olahraga Seni Bela Diri," Sebut Sikung.

Pengamat dan pemerhati pencak silat, Guru Besar Sanggar Seni Bela diri Sikung Sapabentoeng (SIKUNG) mengajak kepada peminat olahraga bela diri asli Indonesia untuk tak melupakan Seni Bela diri pencak silat.

Menurut guru besar berusia 35 tahun itu, di Indonesia banyak terdapat aliran dan perguruan. Atas dasar itu, ia mengaku khawatir aliran silat di Indonesia yang jumlahnya ratusan tersebut bisa punah bila tidak 'dipelihara dan ajarkan kepada generasi muda dengan baik.

Semasa hidupnya, kata guru besar Sikung'Almarhum H. Sattuan aktif menyebarkan ilmu bela diri tradisional Indonesia tersebut ke berbagai daerah.

Selain itu, Cucu Almarhum H. Sattuan juga berusaha melestarikan ilmu pencak silat yang ia pelajari agar bisa diteruskan ke generasi berikutnya. Upaya itu kemudian membuahkan hasil yakni rangkuman teknik-teknik gerakan dari perguran Keluarga Silat Nusantara.

"Saya bukan ahli pencak silat. Tapi saya terinspirasi melihat almarhum nenek saya di masa hidupnya. saya pikir masyarakat dunia cukup besar untuk mengenal lebih dalam pencak silat," kata guru besar Sikung saat berbincang di Kelurahan Borongrappoa Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Senin (7//10/19).

Minggu, 06 Oktober 2019

Jelang Akhir Masa Jabatan, JK Berkunjung Ke Bone

Jelang Akhir Masa Jabatan, JK Berkunjung Ke Bone

JBN.CO.ID ■ Masa jabatan Wakil Presiden RI akan berakhir pada 20 Oktober 2019 mendatang. HM Jusuf Kalla sudah memiliki rencana jelang akhir masa jabatannya.

JK mengatakan, saat maju sebagai calon wapres kedua kalinya, tentu minta restu di seluruh masyarakat Bone. Dua minggu lagi masa jabatan berakhir juga menyampaikan kepada masyarakat.

“Masa jabatan berakhir. Tidak berarti pengabdian akan berakhir,” katanya, saat memberikan sambutan di Rujab Bupati Bone, Minggu (6/10/2019).

Lelaki kelahiran Bone itu menjelaskan, meski sudah tidak menjabat lagi, nantinya sebagai Wapres tentu pengabdian akan terus dilakukan.

“Hampir semua wartawan bertanya kepada saya, setelah bapak berhenti jadi wapres, apa yang akan dilakukan. Ya, saya tetap urus pendidikan dan keagamaan. Membuka hubungan di mana-mana,” jelasnya.

Selain itu, banyak juga yang bertanya di akhir masa jabatan apa yang akan dilakukan. Tentu semua sudah ada jawabannya. “Di akhir masa jabatan saya, saya akhiri kunjungan kerja dengan ke Bone,” tambahnya.

Hari ini JK ke Bone dengan menggunakan helikopter milik TNI Angkatan Udara. Dalam kunjungn ini tampak Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman tiba di Stadion Lapatau Bone, Minggu (6/10/2019).

Selama di Bone, JK berkesempatan melihat Rumah Susun Mahasiswa Rintisan Politeknik Teknologi Negeri Bone.

Selain agenda peresmian Politeknik Teknologi Negeri Bone, Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Wapres RI untuk penyerahan bantuan fasilitas pengelolaan sampah di Kabupaten Bone. (**)

PARLEMENTARIA

MIMBAR

OPINI

SPORT

TOKOH ISLAM

© Copyright 2019 NEWS JBN | All Right Reserved