Empati Satgas Yonif Raider 509 Kostrad Bantu Pemakaman Warga Arso

Iklan Semua Halaman

Loading...

Header Menu

Empati Satgas Yonif Raider 509 Kostrad Bantu Pemakaman Warga Arso

NEWS JBN
Sabtu, 07 September 2019
Empati Satgas Yonif Raider 509 Kostrad Bantu Pemakaman Warga Arso

JBN.CO.ID ■ Empati dan kepedulian ditunjukkan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 509/Kostrad dalam membantu pemakaman warga Arso.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Raider 509/Kostrad, Letkol Inf Wira Muharromah, S.H.,Psc.,dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Sabtu (7/9/2019).

Diungkapkan Dansatgas, pada Jumat (6/9/2019), seorang warga Desa Workwana, Ibu Lina Marisan (60) meninggal dunia karena sakit komplikasi yang sudah menahun.

"Mendengar khabar duka tersebut, Pos Kout Arso Tami dipimpin Wadansatgas, Kapten (Inf) Rhetorica Tiertha Amandica, bergegas ke rumah duka untuk membantu prosesi pemakaman Ibu Lina," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan,
sebelumnya beberapa hari lalu, kondisi kesehatan Ibu Lina menurun drastis karena sakit yang dideritanya.

"Satgas juga turut membantu pengobatannya secara rutin, namun sayang nyawanya tidak tertolong lagi,” jelasnya.

"Untuk meringankan beban keluarga, dan wujud ikut berbela sungkawa, personel Satgas pun ikut membantu proses pemakamannya yang berada di sekitar pos," ucap Wira Muharromah.

Di tempat terpisah, Wadansatgas Kapten Inf Rhetorica Tiertha Amandica, S.I.P., mengungkapkan, kehadiran anggota Satgas semata-mata untuk membantu meringankan beban keluarga yang berduka.

"Sebagai wujud kepedulian, Kami (Satgas) ikut mengantarkan jenazah yang akan dimakamkan di daerah Pir 2," sambungnya.

"Kegiatan seperti ini, merupakan bentuk kepedulian dan upaya TNI (Satgas) untuk senantiasa bersosialisasi dengan masyarakat binaan, sehingga terwujud hubungan yang harmonis dan komunikasi baik", imbuh Rhetorica.

Dalam kesempatan tersebut dirinya juga menyampaikan rasa bela sungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Semoga almarhumah senantiasa diterima segala amal ibadahnya, diampuni dosa-dosanya, serta diberikan tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa," tuturnya.

Adapun Marcel (37), salah seorang kerabat keluarga yang berduka mengucapkan terima kasih atas kepedulian Satgas yang membantu proses pemakaman keluarganya.

“Terima kasih kepada bapakTNI, atas kepedulian dan bantuannya yang diberikan kepada keluarga kami dalam membantu proses pemakaman almarhumah dari awal hingga akhir,” pungkasnya. (Dispenad)