• Jelajahi

    Copyright © JBN NEWS | Jaringan Berita Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    MAKI Akan Gugat Praperadilan Jaksa Agung Dalam Perkara Jiwasraya

    JBN NEWS
    Kamis, 06 Februari 2020, 15.29 WIB Last Updated 2020-02-06T08:34:26Z
     MAKI Akan Gugat Praperadilan Jaksa Agung Dalam Perkara Jiwasraya

    JBN.CO.ID ■ Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan hari ini MAKI akan daftarkan  gugatan praperadilan melawan Jaksa Agung karena tidak menerapkan pasal pencucian uang kapada tersangka pembobolan uang Jiwasraya yang sementara ini baru dijerat dengan pasal Korupsi.

    'Gugatan ini didasari Laporan MAKI dulu tgl 15 Oktober 2018 adalah terdiri dua pasal, dugaan korupsi dan dugaan pencucian uang," kata Boyamin Saiman kepada Kantor berita JBN NEWS, pada Kamis (6/20, seraya menambahkan gugatan akan disampaikan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

    Boyamin Saiman menambahkan, dua minggu yang lalu pihaknya sudah  minta Kejagung untuk menerapkan pasal pencucian uang sebagaimana laporannya saat itu.

    "Namun hingga hari ini nyatanya Kejagung belum tetapkan pasal pencucian uang terhadap Tersangka Korupsi Jiwasraya khususnya kepada Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat selaku yang diduga menikmati uang dari Jiwasraya,' tukasnya.

    Menurutnya, dengan Praperadilan ini juga dalam rangka memenuhi janji bahwa bulan pebruari 2020 akan mengajukan gugatan praperadilan apabila Kejagung belum menetapkan tersangka perkara dugaan pembobolan Jiwasraya dan nyatanya Kejagung baru menetapkan Tersangka Korupsi dan belum dijerat pasal TPPU. Dengan belum dijerat pasal TPPU maka langkah Kejagung belum lengkap memenuhi laporan MAKI.

    Boyamin Saiman menilai pengenaan TPPU ini sangat penting untuk mengembalikan kerugian negara dan kerugian nasabah pembayar premi di Jiwasraya dan agar semata mata bukan hanya memenjarakan pelaku tanpa membela korban suatu kejahatan korupsi.

    ■ R-01


    Berkas Laporan MAKI kepada Kajati DKI perkara dugaan korupsi dan TPPU kasus Jiwasraya tgl 15 Oktober 2018, yang kemudian pada Desember 2019 diambil alih Jampidsus Kejaksaan Agung. (Dok: MAKI)

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terkini

    Loading...